Skip to main content

Syaikh Kholid Al Wushobi Mempermalukan Seorang Alim Syiah Itsna Asyariyyah Di Depan Kamera


Dulu kita pernah membahas kedunguan alim Syiah Muhammad Syahhat yang dibongkar oleh syaikh Khalid Al Wushabi di depan kamera. Jika para ikhwan belum membaca silahkan membacanya disini: http://www.alamiry.net/2014/01/ketololan-ulama-syiah-yang-dipermalukan-oleh-syaikh-khalid-di-depan-kamera.html

Sekarang kami akan memngungkapkan kedunguan alim syiah yang lain yakni "Ahmad Syauqi" yang dipermalukan syaikh Khalid Al Wushabi di depan kamera juga.

Pada sebuah perdebatan sunni-syiah, seorang alim syiah itsna asyariyyah yang bernama Syauqi Ahmad menyatakan bahwasanya “Dahulunya dia adalah seorang sunni akan tetapi berpindah menjadi syiah karena
satu sebab, yakni karena dalam kitab sunni disebutkan sebuah hadits bahwasanya Allah turun ke langit dunia. Adapun dalam kitab syiah maka kita tidak akan menemui hadits seperti itu. Sehingga berubahlah agamanya menjadi syiah yang mana semula dia adalah sunni”

Maka lantas syaikh Khalid Al Wushobi membantahnya, dengan berkata:

قال أنه تحول من السنة إلى الشيعة بسبب حديث, الحديث و هو موجود عند أهل السنة أن الله ينزل من السماء الدنيا. أما الشيعة فلا يوجد عندهم ذلك. طيب, السؤال: ياإخوة أنا و الله متحير. إذا وجد فعلا حديث النزول عند الاثني عشرية, وين سيتحول ؟؟ أنا أنصحه يذهب إلى البوذية. ما يوجد عندهم هذا الحديث. أنا أنصحه يذهب إلى البوذية.

“Dia berkata bahwasanya dia berpindah dari sunni menjadi syiah karena satu hadits, dan hadits tersebut ada dalam kitab Ahlussunnah.Bahwasanya Allah turun ke langit dunia. Adapun syiah maka tidak ada hadits tersebut bagi mereka. Thoyyib, Maka pertanyaannya: Ya ikhwah, demi Allah saya bingung dengan orang ini. Jika ternyata benar-benar ada hadits turunnya Allah ke langit dunia dalam ajaran syiah itsna asyariyyah, maka dia akan berpindah ke agama mana ?? Saya nasihati dia untuk pergi ke agama budha. Tidak ada dalam ajaran budha hadits ini, saya nasihati dia berpindah ke ajaran budha”

Maka tatkala syaikh Khalid ingin membuktikannya langsung dari kitab syiah yang menunjukkan bahwasanya dalam ajaran mereka terdapat riwayat Allah turun ke langit dunia, Alim Syiah “Syauqi Ahmad” seketika takut dan merasa cemas dan ingin memotong perkataan syaikh Khalid karena takut dipermalukan. Maka Moderator Ustadz “Muhammad Shobir” berkata kepada Syauqi Ahmad:

الأخ شوقي لا تنفعني, لا تنفعني كن علميا الوقت أمامك. الأخ شوقي اسمع اسمع سجل ملاحظاتك.

“Wahai Al Akh Syauqi tidak berguna sikapmu (memotong perkataan orang), tidak berguna sikap mu. Jadilah orang yang ilmiyyah. Waktu (berbicara syaikh kholid ) berjalan terus didepanmu. Al Akh Syauqi dengarkan dan dengarkan dia. Tulis saja apa yang menjadi perhatianmu (untuk dibantah)”

Tatkala Sauqi Ahmad mulai diam barulah Syaikh Kholid Al Wushabi mengeluarkan kitab-kitab syiah yang menjadi bukti bahwasanya dalam kitab-kitab mereka terdapat hadits bahwasanya Allah turun ke langit dunia.

Pertama beliau mengeluarkan kitab Wasa’il Asy Syiah milik Al Amili dan kitab ini adalah pegangan syiah dan rujukan mereka, didalam kitab ini disebutkan riwayat dari Abi Abdillah alaihissalam,:

فان ربك ينزل في أول ليلة الجمعة إلى سماء الدنيا يضاعف فيه الحسنات ، ويمحو فيه السيئات ، وإن الله واسع كريم

“Sesungguhnya Rabbmu turun pada awal malam jum’at ke langit dunia, dia melipat gandakan kebaikan dan menghapus keburukan, sesungguhnya Allah maha luas rahmatNya dan maha mulia” 182/5

Ini dari kitab Wasa’il Asy Syiah. Kemudian Syaikh Khalid mengeluarkan kitab Al Kafi milik Al Kulaini, disebutkan dalam kitab ini sebuah riwayat:

وأنه ينزل كل ليلة في النصف الاخير من الليل إلى السماء الدنيا

Dan bahwasanya Allah turun setiap malam dipertengahan malam terakhir ke langit dunia” Al Kafi 1/183

Kemudian syaikh Khalid mengeluarkan kitab Furu’ Al Kafi, dan riwayatnya sama dengan riwayat pertama dalam Wasa’il Asy Syiah. Tatkala syaikh Khalid selesai memaparkan beliau berkata:

الذي أريده الآن, أين سينتقل شوقي ؟ هو انتقل من السنة إلى الشيعة بسبب هذا الحديث. وين سينتقل ؟؟
“Yang kami mau sekarang adalah kemana Syauqi akan berpindah ?? Dia berpindah dari sunnah ke syiah disebabkan hadits ini, sekarang dia akan berpindah kemana ??”

Lantas, Syauqi Ahmad berkilah karena malu yang mana sikapnya berkilah membuat diri ini sedikit tertawa dan tergelitikkan. Begitulah syiah jika sudah mepet dan buntu akal pikirannya. 

Lihat video disini, pada menit ke 09 detik ke 43 hingga menit ke 13 detik 58: 


Selain dari kitab ini, kami dapat membuktikannya juga dari kitab-kitab syiah lain yang mu’tamad seperti “Bihar Al Anwar” milik Al Majlisi, kitab “Musnad Al Imam Ar Ridha” Milik  Azizullah, kitab “Syajarah Tuba” milik Muhammad Mahdi Al Hairi, Kitab “Khatimah Al Mustadrak” milik Mirza An Nuri.  

PenulisMuhammad Abdurrahman Al Amiry

Artikel
alamiry.net (Kajian Al Amiry)


Anda diperkenankan untuk menyebarkan, re-publikasi, copy-paste atau mencetak artikel yang ada di alamiry.net dengan menyertakan alamiry.net sebagai sumber artikel.


Ikuti status kami dengan menekan tombol like pada halaman FB Muhammad Abdurrahman Al Amiry , dan tombol follow pada akun Twitter @abdr_alamiry

Popular posts from this blog

Google Dork,

Bebrapa waktu lalu kami sudah menyajikan bagaimana cara mudah mencari backlink dengan google Dork, antara lain :

Selanjutnya kami akan sajikan Kumpulan Backlink Gratis Google Dork  | Seo Footprints, Pada arikel ini tidak akan menyajikan sobat List Link Backlink Gratis , tapi saya akan memberikan sobat salah satu Rahasia para Pemburu Backlink untuk mendapat Backlink dofollow dengan mudah dan ini sudah menjadi rahasia mereka yang sangat Takut di ketahui umum, khususnya para SEOEr .

Seperti biasa bagi sobat penggemar Setia Kumpulan Cara yang penuh dengan kumpulan cara Gratisan, maka kembali memberikan Sobat rahasianya dan sekarang sudah bukan rahasia lagi.

Cara Dapat Backlink dengan Google Dork

Pertama

sobat Silahkan menuju mesin pencari kesayangan Yakni google



Kedua

·         Aktifkan dulu Seoquake browser anda,cara pasangnya baca dimari Cara Pasang | install | Menggunakan SEOquake

·         Manfaatnya untuk mencari Situs yang PR 1 ke atas saja, karena PR 0 dan N/A kurang begitu mantap…

10 Pertanyaan tentang Peringatan Asyura yang Bikin Syiah Bungkam

Dua di antara ritual syiah adalah mengadakan majelis duka (azadari) dan melukai diri (tathbir) pada hari asyura dengan dalih mengenang terbunuhnya Husein bin Ali radhiyallahu ‘anhu. Namun, syiah tak mampu menjawab 10 pertanyaan seputar kedua ritual tersebut: Jika duka mengenang kematian adalah ritual yang baik, mengapa Husein tidak memperingati wafatnya Ali bin Abu Thalib radhiyallahu ‘anhu dengan majelis duka padahal ia hidup selama 21 tahun sepeninggal sang ayah?Mengapa pula anak-anak Ali bin Abu Thalib lainnya dan juga keturunannya tidak mengenang wafatnya Ali dengan majelis duka tiap tahun?Ali bin Abu Thalib juga wafat terbunuh. Jika tathbir adalah ritual yang baik, mengapa pula Husein tidak melukai dirinya sendiri demi mengenang duka atas wafatnya Ali?Mengapa pula anak-anak Ali bin Abu Thalib lainnya dan juga keturunannya tidak mengenang wafatnya Ali dengan tathbir tiap tahun?Kalaupun majelis duka tahunan khusus untuk wafatnya Husein, mengapa anak keturunan Husein tidak menggelar…

Mata Imam Syiah Terbelalak Ketika Putrinya Diminta Untuk Dimut’ah

Bukan sebuah hal yang aneh jika para imam-imam syi’ah berada di peringkat pertama untuk memberikan semangat agar para pengikuti mereka melakukan nikah mut’ah dengan para wanita sewaan. Bukan hanya itu, bahkan mereka juga berada di peringkat pertama sebagai pendeta pelaku mut’ah. Hal ini tidak ragu lagi, anak kecil berumur 7 tahun pun sudah digauli oleh imam besar syi’ah Khumaini walau dia hanya melakukan tafkhidz (menggesek-gesekkan farji di antara kedua paha perempuan). Silahkan baca kisahnya disini.
Namun bagaimana reaksi para imam syi’ah jika ada orang syi’ah yang ingin melakukan nikah mut’ah dengan putri imam-imam syi’ah ? Apakah mereka ridha ataukah tidak ? Fitrah mereka tentu akan mengatakan “tidak”. Karena siapa yang ridha jika anaknya disewa dalam jangka 1 jam atau 1 hari, atau 1 minggu saja, dan diberi upah karena telah menyewakan kemaluan untuk lelaki berhidung belang.
Sayyid Husain Al-Musawi[1] bercerita mengenai imam Al-Khu’i:
جلست مرة عند الإمام الخوئي في مكتبه، فدخل علين…