Skip to main content

‘Komnas HAM Resmikan Agama Baru’

Gedung Komnas HAM (Merdeka.com)

Oleh Ibnu K 
Beredarnya surat teguran Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) yang ditujukan kepada Walikota Bogor mendapat tanggapan serius dari aktivis muda Muhammadiyah Mustofa Nahrawardaya. Menurut Mustofa, melalui surat tersebut Komnas HAM telah meresmikan agama baru.
“KOMNAS HAM resmikan Agama Baru. Namanya Islam Syiah. Perhatikan poin 4 & 5,” tulis Mustofa melalui akun Twitternya @MustofaNahra, Rabu (28/10/2015).
Seperti beredar di media sosial, surat teguran bernomor 007/TIM-KBB/X/2015 itu ditujukan kepada Walikota Bogor Bima Arya karena telah melarang perayaan asyura. Surat teguran tertanggal 27 Oktober 2015 itu berisi enam poin.
Menindaklanjuti informasi tersebut sekaligus menanggapi isu Surat Edaran Saudara Walikota, Komnas HAM menyampaikan sikap sebagai berikut:
  1. Kebebasan beragama dan berkeyakinan adalah hak yang dijamin UUD Negara Republik Indonesia 1945, Undang-Undang No. 39 tahun 1993 tentang HAM dan berbagai Undang-undang lainnya. Karena itu, negara (pemerintah) wajib menghormati, melindungi dan menjamin hak setiap warga negara untuk memeluk agama dan keyakinannya, termasuk di dalamnya hak untuk menjelaskan agama dan keyakinannya.
  2. Komnas HAM meminta kepada Saudara Walikota untuk menjelaskan perihal kebenaran Surat Edaran tersebut.
  3. Apabila benar Saudara Walikota telah menerbitkan Surat Edaran tersebut, maka hal itu adalah bentuk pelanggaran atas hak kebebasan beragama dan berkeyakinan penganut Islam Syiah di Kota Bogor karena telah membatasi kebebasan mereka untuk merayakan hari besar keagamaannya.
  4. Tindakan Saudara Walikota yang melarang perayaan hari besar keagamaan penganut Islam Syiah di Kota Bogor tidak dapat dibenarkan karena tidak memiliki dasar hukum.
  5. Tindakan Saudara Walikota yang melarang perayaan hari besar keagamaan penganut Islam Syiah di Kota Bogor juga merupakan tindakan yang diskriminatif karena telah memperlakukan mereka secara berbeda dari warga negara lainnya di Kota Bogor.
  6. Penerbitan Surat Edaran tersebut dalam pandangan Komnas HAM sangat berpotensi melahirkan konflik, karena dapat dipergunakan oleh pihak-pihak tertentu secara tidak bertanggungjawab dan melawan hukum.
Surat-teguran-komnas-HAM-ke-wali-kota-bogor
Melalui surat teguran tersebut, Komnas HAM juga meminta Walikota Bogor Bima Arya menarik surat edarannya. [Siyasa/Bersamadakwah]
[Siyasa/Bersamadakwah] – Oct 29, 2015
(nahimunkar.com)

Popular posts from this blog

Google Dork,

Bebrapa waktu lalu kami sudah menyajikan bagaimana cara mudah mencari backlink dengan google Dork, antara lain :

Selanjutnya kami akan sajikan Kumpulan Backlink Gratis Google Dork  | Seo Footprints, Pada arikel ini tidak akan menyajikan sobat List Link Backlink Gratis , tapi saya akan memberikan sobat salah satu Rahasia para Pemburu Backlink untuk mendapat Backlink dofollow dengan mudah dan ini sudah menjadi rahasia mereka yang sangat Takut di ketahui umum, khususnya para SEOEr .

Seperti biasa bagi sobat penggemar Setia Kumpulan Cara yang penuh dengan kumpulan cara Gratisan, maka kembali memberikan Sobat rahasianya dan sekarang sudah bukan rahasia lagi.

Cara Dapat Backlink dengan Google Dork

Pertama

sobat Silahkan menuju mesin pencari kesayangan Yakni google



Kedua

·         Aktifkan dulu Seoquake browser anda,cara pasangnya baca dimari Cara Pasang | install | Menggunakan SEOquake

·         Manfaatnya untuk mencari Situs yang PR 1 ke atas saja, karena PR 0 dan N/A kurang begitu mantap…

10 Pertanyaan tentang Peringatan Asyura yang Bikin Syiah Bungkam

Dua di antara ritual syiah adalah mengadakan majelis duka (azadari) dan melukai diri (tathbir) pada hari asyura dengan dalih mengenang terbunuhnya Husein bin Ali radhiyallahu ‘anhu. Namun, syiah tak mampu menjawab 10 pertanyaan seputar kedua ritual tersebut: Jika duka mengenang kematian adalah ritual yang baik, mengapa Husein tidak memperingati wafatnya Ali bin Abu Thalib radhiyallahu ‘anhu dengan majelis duka padahal ia hidup selama 21 tahun sepeninggal sang ayah?Mengapa pula anak-anak Ali bin Abu Thalib lainnya dan juga keturunannya tidak mengenang wafatnya Ali dengan majelis duka tiap tahun?Ali bin Abu Thalib juga wafat terbunuh. Jika tathbir adalah ritual yang baik, mengapa pula Husein tidak melukai dirinya sendiri demi mengenang duka atas wafatnya Ali?Mengapa pula anak-anak Ali bin Abu Thalib lainnya dan juga keturunannya tidak mengenang wafatnya Ali dengan tathbir tiap tahun?Kalaupun majelis duka tahunan khusus untuk wafatnya Husein, mengapa anak keturunan Husein tidak menggelar…

Mata Imam Syiah Terbelalak Ketika Putrinya Diminta Untuk Dimut’ah

Bukan sebuah hal yang aneh jika para imam-imam syi’ah berada di peringkat pertama untuk memberikan semangat agar para pengikuti mereka melakukan nikah mut’ah dengan para wanita sewaan. Bukan hanya itu, bahkan mereka juga berada di peringkat pertama sebagai pendeta pelaku mut’ah. Hal ini tidak ragu lagi, anak kecil berumur 7 tahun pun sudah digauli oleh imam besar syi’ah Khumaini walau dia hanya melakukan tafkhidz (menggesek-gesekkan farji di antara kedua paha perempuan). Silahkan baca kisahnya disini.
Namun bagaimana reaksi para imam syi’ah jika ada orang syi’ah yang ingin melakukan nikah mut’ah dengan putri imam-imam syi’ah ? Apakah mereka ridha ataukah tidak ? Fitrah mereka tentu akan mengatakan “tidak”. Karena siapa yang ridha jika anaknya disewa dalam jangka 1 jam atau 1 hari, atau 1 minggu saja, dan diberi upah karena telah menyewakan kemaluan untuk lelaki berhidung belang.
Sayyid Husain Al-Musawi[1] bercerita mengenai imam Al-Khu’i:
جلست مرة عند الإمام الخوئي في مكتبه، فدخل علين…