Skip to main content

Grand Syaikh Al-Azhar Memperingati Warga Indonesia Dari Bahaya Syiah


Banyak berita menyebar yang menyatakan bahwa Grand Al-Azhar mengatakan bahwa syiah tidaklah berbahaya. Saya pribadipun tidak tahu, apakah itu hanya opini orang yang dinisbatkan kepada Grand Syaikh Al-Azhar “Prof. Dr. Ahmad Thayyib” -hafidzahullah wa wafaqqah- dengan cara disengaja ataupun tidak sengaja. Atau hal ini disebabkan karena kesalahpahaman dengan apa yang dimaksud oleh beliau.

Terlepas dari itu semua,  saya hanya ingin membawa kabar apa yang sebenarnya dinyatakan oleh Syaikh Ahmad Thayyib hafidzahullah yang langsung diberitakan oleh Al-Azhar As-Syarif pada hari ini dalam website dan fanspagenya.

Dalam berita yang ada di website Al-Azhar menyatakan:

حذر فضيلة الإمام الأكبر أ.د / أحمد الطيب، شيخ الأزهر الشريف رئيس مجلس حكماء المسلمين - الإندونيسيين باعتبارهم أكبر دولة إسلامية سنية خالصة، من خطر دعوات تشييع أهل السنة والجماعة

“Fadhilah Al-Imam Al-Akbar Prof. Dr. Ahmad Thayyib Syaikh Al-Azhar As-Syarif ketua Majlis Hukama’ Al-Muslimin, mewati-wanti masyarakat Indonesia dengan status bahwasanya mereka adalah daulah islam sunni yang murni, beliau mewanti-wanti mereka dari bahaya gerakan syiahisasi ahlussunnah wal jama’ah”

وأكد فضيلته، خلال زيارته إلى مركز الدراسات القرآنية بجاكرتا، أن الوحدة بين المسلمين أمرٌ مطلوبٌ، وكثيرًا ما ندعو إليها، ولكن بشرط، ألا تستغل هذه الوحدة المنشودة من هذا الطرف أو ذاك من أجل نشر  أجندات سياسية وطائفية خاصة، تؤدي في الغالب إلى الاحتراب الداخلي بين المسلمين

“Dan beliau menguatkan kembali ketika beliau berziarah ke Pusat Studi Al-Quran di Jakarta bahwa persatuan antar kaum muslimin adalah suatu hal yang diharapkan. Dan kita sering menyeru kepadanya. Akan tetapi dengan syarat, agar persatuan ini yang diinginkan dari kelompok ini dan itu agar tidak dimanfaatkan untuk menyebarkan agenda politik dan golongan tertentu, yang mana kebanyakan akan membawa kepada perang  internal antar kaum muslimin”

ووجه فضيلته نداء إلى الشباب السني داعيًا إياهم إلى التمسك بعقيدة جمهور أهل السنة والجماعة، وعدم الانجراف إلى دعوات الفرقة والتعصب المذهبي المذموم، مؤكدًا أن منهج الأزهر في العقيدة والفكر والسلوك هو الكفيل بعصم الأمة من الوقوع في خطر التطرف والطائفية والتشرذم والانقسام .

“Dan beliau mengarahkan para pemuda sunni untuk berpegang teguh kepada Akidah Jumhur Ahlussunnah Wal Jama’ah dan tidak hanyut kepada perpecahan dan fanatik madzhab yang tercela. Dan beliau menguatkan bahwa metode Al-Azhar dalam akidah, pemikiran dan jalan dia adalah menjaga ummat dari terjatuhnya ke dalam bahaya pemikiran ekstrim, dan berkolompok-kelompok, dan bercerai berai dan berpisah-pisah”. (Selesai)


Bisa baca di website Al-Azhar langsung di sini atau di Fanspage Al-Azhar di sini.

Semoga yang sedikit ini bermanfaat, wa shallallahu alaa nabiyyinaa Muhammad.



-----
Ingin pahala jariyah yang terus mengalir? Mari bergabung untuk menyebarkan dakwah sunnah dan dan islam yang murni bersama Kajian Al-Amiry. Kirim donasi anda ke salah satu rekening di bawah ini:

- Bank BCA No Rek 3000573069 a/n: Muhammad Abdurrahman
- Bank BNI No Rek 0360066890 a/n: Muhammad Abdurrahman

Donasi yang  diberikan akan digunakan untuk kelancaran dakwah kita bersama. Dan dukungan anda insya Allah akan semakin memperkuat dakwah sunnah di atas bumi Allah.

Nb: Mohon lakukan konfirmasi ke email: webkajianalamiry@gmail.com atau ke nomor 082282012864 jika bapak/ibu telah mengirimkan donasi.

Popular posts from this blog

Google Dork,

Bebrapa waktu lalu kami sudah menyajikan bagaimana cara mudah mencari backlink dengan google Dork, antara lain :

Selanjutnya kami akan sajikan Kumpulan Backlink Gratis Google Dork  | Seo Footprints, Pada arikel ini tidak akan menyajikan sobat List Link Backlink Gratis , tapi saya akan memberikan sobat salah satu Rahasia para Pemburu Backlink untuk mendapat Backlink dofollow dengan mudah dan ini sudah menjadi rahasia mereka yang sangat Takut di ketahui umum, khususnya para SEOEr .

Seperti biasa bagi sobat penggemar Setia Kumpulan Cara yang penuh dengan kumpulan cara Gratisan, maka kembali memberikan Sobat rahasianya dan sekarang sudah bukan rahasia lagi.

Cara Dapat Backlink dengan Google Dork

Pertama

sobat Silahkan menuju mesin pencari kesayangan Yakni google



Kedua

·         Aktifkan dulu Seoquake browser anda,cara pasangnya baca dimari Cara Pasang | install | Menggunakan SEOquake

·         Manfaatnya untuk mencari Situs yang PR 1 ke atas saja, karena PR 0 dan N/A kurang begitu mantap…

10 Pertanyaan tentang Peringatan Asyura yang Bikin Syiah Bungkam

Dua di antara ritual syiah adalah mengadakan majelis duka (azadari) dan melukai diri (tathbir) pada hari asyura dengan dalih mengenang terbunuhnya Husein bin Ali radhiyallahu ‘anhu. Namun, syiah tak mampu menjawab 10 pertanyaan seputar kedua ritual tersebut: Jika duka mengenang kematian adalah ritual yang baik, mengapa Husein tidak memperingati wafatnya Ali bin Abu Thalib radhiyallahu ‘anhu dengan majelis duka padahal ia hidup selama 21 tahun sepeninggal sang ayah?Mengapa pula anak-anak Ali bin Abu Thalib lainnya dan juga keturunannya tidak mengenang wafatnya Ali dengan majelis duka tiap tahun?Ali bin Abu Thalib juga wafat terbunuh. Jika tathbir adalah ritual yang baik, mengapa pula Husein tidak melukai dirinya sendiri demi mengenang duka atas wafatnya Ali?Mengapa pula anak-anak Ali bin Abu Thalib lainnya dan juga keturunannya tidak mengenang wafatnya Ali dengan tathbir tiap tahun?Kalaupun majelis duka tahunan khusus untuk wafatnya Husein, mengapa anak keturunan Husein tidak menggelar…

Mata Imam Syiah Terbelalak Ketika Putrinya Diminta Untuk Dimut’ah

Bukan sebuah hal yang aneh jika para imam-imam syi’ah berada di peringkat pertama untuk memberikan semangat agar para pengikuti mereka melakukan nikah mut’ah dengan para wanita sewaan. Bukan hanya itu, bahkan mereka juga berada di peringkat pertama sebagai pendeta pelaku mut’ah. Hal ini tidak ragu lagi, anak kecil berumur 7 tahun pun sudah digauli oleh imam besar syi’ah Khumaini walau dia hanya melakukan tafkhidz (menggesek-gesekkan farji di antara kedua paha perempuan). Silahkan baca kisahnya disini.
Namun bagaimana reaksi para imam syi’ah jika ada orang syi’ah yang ingin melakukan nikah mut’ah dengan putri imam-imam syi’ah ? Apakah mereka ridha ataukah tidak ? Fitrah mereka tentu akan mengatakan “tidak”. Karena siapa yang ridha jika anaknya disewa dalam jangka 1 jam atau 1 hari, atau 1 minggu saja, dan diberi upah karena telah menyewakan kemaluan untuk lelaki berhidung belang.
Sayyid Husain Al-Musawi[1] bercerita mengenai imam Al-Khu’i:
جلست مرة عند الإمام الخوئي في مكتبه، فدخل علين…