Skip to main content

Syiah Bukan Sekte Kecil, Mereka Punya Jaringan Internasional

Syiahindonesia.com - Anggota Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Bidang Hukum dan Perundang-undangan, Dr. Abdul Chair Ramadhan menegaskan bahwa gerakan Syiah ditopang oleh negara Iran. Apa yang dihadapi oleh umat Islam di Indonesia bukan sekedar sekte keagamaan kecil. Tapi, memiliki jaringan internasional.

“Bila bicara Syiah tidak bisa dipisahkan dengan Iran. Mereka ibarat dua sisi mata uang,” katanya saat berorasi pada pelantikan Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) DKI Jakarta, di Masjid Al Barkah, Jl. Balimatraman, Tebet, Jakarta Selatan, pada Ahad (25/10).

Di Timur Tengah sendiri, kata Abdul Chair, gerakan Syiah bekerja dengan sangat sistematis dan masif untuk mewujudkan revolusi.
Sementara, Iran yang merupakan penganut resmi sekte Syiah Imamiyah atau Rafidhah. Ternyata, mengendalikan pula semua sekte Syiah lainnya seperti, Ismailiyah, Bathiniyah Zaidiyah, Nushairiyah, dan lain sebagainya.

“Semua sekte Syiah dikendalikan secara komando oleh Iran,” cetus anggota MIUMI itu.

Abdul Chair mengaku khawatir dengan perkembangan Syiah di Indonesia, sebab Syiah di beberapa negara selalu menimbulkan konflik. Sebagaimana, saat ini terjadi di Suriah, Iraq, Lebanon, dan Bahrain.

“Semua negara yang tidak kondusif dan terjadi suasana revolusioner, pasti di sana ada Syiah yang bermain,” bebernya.

Di Indonesia, lanjutnya, Syiah juga pernah melakukan serangan teror. Pada zaman orde baru, dengan dipimpin aktivis Syiah bernama Ibrahim Jawad. Kelompok Syiah pernah mengebom gereja dan Candi Borobudur.

“Jadi, terorisme pertama di Indonesia dilakukan oleh Syiah dengan dukungan Iran,” ungkap peneliti Syiah itu.

Abdul Chair berpendapat, Syiah merupakan aktor non state yang berusaha merubah suatu negara menjadi provinsinya Iran. Seperti, terjadi di Lebanon. Syiah Hizbullah menjadikan Lebanon sebagai provinsinya Iran.

“Syiah ancaman nyata terhadap NKRI,” lontar Abdul Chair sembari menegaskan bahwa penelitiannya dilakukan secara empiris dan menggunakan data pembanding. (kiblat.net/syiahindonesia.com)

Popular posts from this blog

Google Dork,

Bebrapa waktu lalu kami sudah menyajikan bagaimana cara mudah mencari backlink dengan google Dork, antara lain :

Selanjutnya kami akan sajikan Kumpulan Backlink Gratis Google Dork  | Seo Footprints, Pada arikel ini tidak akan menyajikan sobat List Link Backlink Gratis , tapi saya akan memberikan sobat salah satu Rahasia para Pemburu Backlink untuk mendapat Backlink dofollow dengan mudah dan ini sudah menjadi rahasia mereka yang sangat Takut di ketahui umum, khususnya para SEOEr .

Seperti biasa bagi sobat penggemar Setia Kumpulan Cara yang penuh dengan kumpulan cara Gratisan, maka kembali memberikan Sobat rahasianya dan sekarang sudah bukan rahasia lagi.

Cara Dapat Backlink dengan Google Dork

Pertama

sobat Silahkan menuju mesin pencari kesayangan Yakni google



Kedua

·         Aktifkan dulu Seoquake browser anda,cara pasangnya baca dimari Cara Pasang | install | Menggunakan SEOquake

·         Manfaatnya untuk mencari Situs yang PR 1 ke atas saja, karena PR 0 dan N/A kurang begitu mantap…

10 Pertanyaan tentang Peringatan Asyura yang Bikin Syiah Bungkam

Dua di antara ritual syiah adalah mengadakan majelis duka (azadari) dan melukai diri (tathbir) pada hari asyura dengan dalih mengenang terbunuhnya Husein bin Ali radhiyallahu ‘anhu. Namun, syiah tak mampu menjawab 10 pertanyaan seputar kedua ritual tersebut: Jika duka mengenang kematian adalah ritual yang baik, mengapa Husein tidak memperingati wafatnya Ali bin Abu Thalib radhiyallahu ‘anhu dengan majelis duka padahal ia hidup selama 21 tahun sepeninggal sang ayah?Mengapa pula anak-anak Ali bin Abu Thalib lainnya dan juga keturunannya tidak mengenang wafatnya Ali dengan majelis duka tiap tahun?Ali bin Abu Thalib juga wafat terbunuh. Jika tathbir adalah ritual yang baik, mengapa pula Husein tidak melukai dirinya sendiri demi mengenang duka atas wafatnya Ali?Mengapa pula anak-anak Ali bin Abu Thalib lainnya dan juga keturunannya tidak mengenang wafatnya Ali dengan tathbir tiap tahun?Kalaupun majelis duka tahunan khusus untuk wafatnya Husein, mengapa anak keturunan Husein tidak menggelar…

Mata Imam Syiah Terbelalak Ketika Putrinya Diminta Untuk Dimut’ah

Bukan sebuah hal yang aneh jika para imam-imam syi’ah berada di peringkat pertama untuk memberikan semangat agar para pengikuti mereka melakukan nikah mut’ah dengan para wanita sewaan. Bukan hanya itu, bahkan mereka juga berada di peringkat pertama sebagai pendeta pelaku mut’ah. Hal ini tidak ragu lagi, anak kecil berumur 7 tahun pun sudah digauli oleh imam besar syi’ah Khumaini walau dia hanya melakukan tafkhidz (menggesek-gesekkan farji di antara kedua paha perempuan). Silahkan baca kisahnya disini.
Namun bagaimana reaksi para imam syi’ah jika ada orang syi’ah yang ingin melakukan nikah mut’ah dengan putri imam-imam syi’ah ? Apakah mereka ridha ataukah tidak ? Fitrah mereka tentu akan mengatakan “tidak”. Karena siapa yang ridha jika anaknya disewa dalam jangka 1 jam atau 1 hari, atau 1 minggu saja, dan diberi upah karena telah menyewakan kemaluan untuk lelaki berhidung belang.
Sayyid Husain Al-Musawi[1] bercerita mengenai imam Al-Khu’i:
جلست مرة عند الإمام الخوئي في مكتبه، فدخل علين…